Oleh: kompakunhas07 | 14 Juni 2009

Hmm…… Leganya Setelah Seminar

Huh… akhirnya bisa sedikit bernapas lega. Walaupun baru melewati tahap pertama, tapi lumayanlah sudah bisa membuat tidur kembali nyenyak (bangun jam 9 pagi), makan teratur (selalu nambah), dan yang terpenting bisa senyum kembali sama orang-orang rumah….

Lho.. memangnya kenapa dengan orang serumah?? gak papa sih, cuma menjelang mo seminar proposal perasaan jadi agak sensi. Nda bisa dengar suara ribut, suara penutup panci, suara televisi, dan beraneka bunyi-bunyi lainnya yang ada dirumah.

Dan ternyata pas selesai seminar bunyi dan suara apa pun jadi enak didengar. Termasuk bunyi pintu yang berdecit…
Tapi masih ada tantangan-tantangan berikutnya yang tidak kalah menegangkan yaitu perbaikan proposal. Vuih,,, ini juga butuh perjuangan, walaupun tidak seberat perjuangan para pahlawan,,,

Sekarang tidak boleh malas-malasan lagi, tidak boleh menunda-nunda pekerjaan (menasehati diri sendiri). Dengan penuh semangat (saking penuhnya sampai tumpah), dan sedikit rasa minder karena ketinggalan jauh dibelakang teman-temanku, saya bertekat (sambil mengepalkan tangan) untuk segera menyelesaikan proposalku…

Amin…………….

Oleh: kompakunhas07 | 28 Mei 2009

Masih Dipikirkan…

Haloo… sahabat kompak
Finally setelah perjuangan yang hmm cukup berat dan melelahkan (terlalu berlibihan ya??) akhirnya saya bisa SEMINAR sodara-sodara. Walaupun agak sangat terlambat, tapi itu tidak mengurangi rasa bahagia ini.

Bisa dibilang saya masuk gelombang ke terakhir yang kayaknya bakal mewarnai bulan-bulan terkahir menuju seminar hasil.

tapi saya yakin anda pasti tahu donk siapa-siapa yang berada pada gelombang pertama… Mereka ini adalah orang yang benar-benar tidak ada duanya deh… Mulai dari Pak Salvador, Pak Malik, Pak Masrul, Pak Nurjaya, Pak Suradi, K Ani, Bu Nahria, Bu Telly, Bu Sandra, Pak Lodwik, Bu Yus, Bu Fatma yang ternyata waktu seminar sedang hamil (Selamat ya Buu..), Pak Said, bu Yuli, Jenk Rizki, Fahrul…

Kemudian di gelombang ke dua ada Bu Dewi, Cawalinya, Bu Wati, Pak Arif, Jenk Nanda, KaAsdar, Jenk Minarni, n Mbak Ratna..

Fuihh… akhirnya masuk gelombang ketiga dan saya berada didalamnya… kira-kira siapa lagi yang nyusul yah setelah saya….
Masih ada K Tina yang baru saja melahirkan, ada Pak Hendra yang baru saja terpilih menjadi anggota dewan, ada K Ibnu yang masih sibuk organisasi, K Jimmy yang sibuk kerja n Kumpulin Modal (Piss K Jim), P Herman yang lagi menemani istrinya di Gorontalo (menurut berita yang saya dengar sih begitu), Pak Imran yang kayaknya makin sibuk, dan terakhir Pak Husnan yang saya tidak tau keberadaannya….

Mudah-mudahan tidak ada yang terlewatkan,,,
Akhir kata bagi teman-teman yang sedang menuju tahap seminar hasil selamat deh,,, n bagi yang belum seminar proposal saya hanya bisa bantu doa SEMOGA bisa segera seminar, n semoga bisa wisuda sama-sama yah,,,
AMINN……

M 4 YA

Oleh: kompakunhas07 | 7 Mei 2009

Foto dong pak…….

Sehabis kuliah, tak pernah lupa untuk minta foto dengan Bapak Dosen

Sehabis kuliah, tak pernah lupa untuk minta foto dengan Bapak Dosen

Inilah kebiasaan teman-teman angkatan 2007, tak pernah lepas dari narsisme, hehehe. Bahkan para Bapak dosen pun “dibajak” supaya sejenak bisa ngeceng dengan para mahasiswa. Pokoknya harus  punya kenangan dengan para dosen. Seperti itulah, jadi mahasiswa master kan hanya sekali (kecuali yang rajin sekali, mau nambah master lain lagi, wekekekeke). Bukan hanya foto bersama, kalau ada acara kongkow2 pun, para dosen juga selalu diajak ( sekalian pendekatan kaleeee). Tapi alhamdulillah, kedekatan angkatan 2007  dengan para dosen setidaknya membuat kuliah lebih enak dan cepat dijalani, jadi gampang gittu ngurus-ngurus kuliah. (ani)

Oleh: kompakunhas07 | 22 Maret 2009

Pusing…………….

Teman-temanku sesama warga KOMPAK
apa kabar??? kenapa blog ini sekarang kososng??

padahal dulu semangat buangettt mo bikin sesuatu untuk dikenang, salah satunya mungkin dengan blog ini. Tapi sekarang semuanya kemana?

Saya tau, kalian semua sibuk dengan Tesis, tapi walau bagaimanapun yang ini jangan dilupakan. Ini merupakan salah satu lambang kekompakan Angkatan 2007.

Yang tadi itu hanya pengantar, sebenarnya saya hanya ingin cerita and sedikit curhat. ehm…. gimana yah, malu sih buat cerita, tapi …..

Sekarang lagi pusing, teman-teman semuanya sudah siap dengan proposal masing-masing, sedangkan saya masih sibuk dengan masalahku sendiri. sudah hampir 2 bulan ini saya gak pernah memikirkan tesisku (Santai Banget deh pokoknya) dan sekarang akhirnya keteteran sendiri,,, bingung, pusing, cape’…

Kapan lagi ya, kia bisa kumpul dan foto bareng??
That’s My Hope…

M 4 Ya

Oleh: kompakunhas07 | 7 Januari 2009

THE SUCCESS MUST BE PREPARED(A short view for KOMPAK 07)

A famous term which are close familiar to the people who want to get successfully in many efforts is “success is not coming by itself”. The same terms which are addressed to the same opinion for the postgraduate students is that, without hard work it means that nothing to bring for home. I specially state this for the members of KOMPAK 07 who are taking part in Communication Science of Hasanuddin University Postgraduate Program, I wish to hard work for finishing your thesis subject as quick as possible.

Why do I state this for us to remind only for the thesis subject? I think we never ask any questions more about this. I perhaps guess that all of us had really known the reason dealing with our destination for coming here. First, for all of the lecturers who were coming from the part of Eastern Indonesia, I think the scholarship for paying the each semester fee tuition will be stop at the end of semester four (might be at August 2009). Second, what for if only the thesis subject we should waste more time to stay in Makassar? Third, our job and family waiting for us at home, and hope that we should go back to serve them. I stressed on it again and again, if we never got anything to do from now on, we will go back home by bringing BIG ZERO.

Those the above are the only motivation for us to get ready facing vary of many possible situations. Please be patient and make sure that you are in hurry to get this at the end of this semester (semester four). Minimize the activities that are wasting time and have no relation to the main goals we were run. Focus our mind to the main goals (thesis subject) to get the accuracy and be seriously. Make sure that the time when we want to meet our supervisors is appropriate. Make a call to friends when you meet the friend’s supervisor exist at that time to help them easy doing on his/her task. This is the real perpect meaning of KOMPAK ’07 exactly, not lip service only but also realistic in action.

One more case on this writing is that please don’t leave the campus for long time after getting finish all materials. I prefer that after finishing those materials it means that we are only lefting 25% to reach to the master degree (MSi) in science of social field specially communication. We have  got 75% for those materials in three semesters. This is  the only statement for remainding us in our effort to finish this study. So pray more to God to reach this. Amen.

by Guterres

Oleh: kompakunhas07 | 7 Januari 2009

SALAM KOMPAK ‘07

Ketika pertama kali masuk di Program Pascasarjana Unhas tahun 2007 berawal dari mengikuti kegiatan prakuliah (matrikulasi) begitu banyak rumor yang mengatakan bahwa keberhasilan seseorang dalam kegiatan proses belajar di kelas sangat tergantung dari teman-teman sekelas yang sedang belajar bersama di dalam kelas itu. Pasalnya bahwa kekompakan dalam menghadapi dosen di kelas untuk membahas/mendiskusikan materi apa saja, teman dalam sekelas menjadi sangat menentukan berhasil dan tidaknya seseorang atau kelompok dalam perolehan nilai mata kuliah, maka tak pelak strategipun disusun untuk menghadapi kondisi yang demikian.

Konon kabarnya yang dikatakan oleh senior dari berbagai program studi bahwa pada saat seorang mahasiswa tampil di muka kelas untuk mempresentasikan tugas atau presentasi kelompok, salah satu hal yang harus diperhitungkan adalah meminta teman-teman sekelas untuk mempersiapkan pertanyaan beserta opsi jawabannya agar si presenter tidak kelabakan. Katanya, itu merupakan obat yang ampuh untuk mengangkat si presenter / kelompok yang presentasi agar terangkat dari zona degradasi dalam memperoleh nilai dari dosennya. Dan itupun terbukti dilakukan oleh beberapa senior dari program studi lain selain komunikasi ’07.

Hal lain yang masih berkaitan dengan kekompokan di atas yang pernah penulis lihat bahwa ada teman yang mempresentasikan laporan dalam seminar proposal atau seminar hasil, ketika pertanyaan yang muncul bertubi-tubi dari teman mahasiswa atau dosen pembimbing dan dosen penguji, yang memberikan jawaban bukan si mahasiswa yang sedang presentasi, tetapi ada teman lain yang membelanya sampai titik darah penghabisan. Mungkin inilah yang disebut dengan KOMPAK dalam sesuatu yang menjadi senasib dan sepenanggungan.

Kembali ke hal kekompakan yang diperagakan oleh teman-teman. Ini sebenarnya ada baiknya dan juga ada tidak baiknya. Dikatakan baik, karena bisa membantu teman-teman yang terpuruk ke zona degradasi dapat terangkat kembali ke permukaan. Tetapi sebaliknya dikatakan tidak baik karena secara umum diskusi menjadi tidak hidup dan menjadi terpaku pada pola yang sudah diciptakan. Berkaitan dengan nasib sang presenter bisa saja dikatakan bahwa wawasannya tidak berkembang, dan apa yang menjadi impiannya adalah hanya semata-mata agar selamat dari zona degradasi. Mungkin itu adalah prinsip yang ada benarnya juga walaupun tidak baik karena bersinggungan dengan masalah kejenuhan terus-menerus di kampus, waktu terus berlalu tapi studi tidak kunjung selesai dan pembayaran SPP berjalan terus.

Tetapi yang harus diacungi jempol adalah Mahasiswa Pasca Komunikasi Angkatan 2007 (KOMPAK’07) tidak menerapkan system yang dirumorkan oleh senior-senior seperti yang dikemukakan di awal tadi, karena sepanjang pengamatan penulis diskusi di kelas selalu diwarnai dengan aksi saling membantai satu sama lain, tetapi tidak dengan pembantaian yang berdarah-darah. Walapun demikian kondisinya tetap ada kekompokan, karena buktinya selama tiga semester berturut-turut mahasiswa KOMPAK ’07 tidak pernah sepi dari aksi (GIFO) dan makan bareng di restaurant ternama di Makassar.

Namun yang sangat disayangkan adalah kekompakan yang ada hanyalah “kekompakan di permukaan” (quasi of unity) belum menyentuh hakekat KOMPAK yang sebenarnya, contoh konkrit adalah ketika adanya teman-teman seangkatan yang terdegradasi bahkan DO pun upaya KOMPAK untuk menyelamatkan tidak menonjol. Hal lainnya adalah belum adanya perhatian serius dari KOMPAK untuk mengangkat teman-teman di kala mengalami keterpurukan. Mungkin ini merupakan hal yang harus dimaklumi karena anggota kompak sendiri masing-masing mempunyai aktivitas berkaitan dengan upaya menghadapi keberhasilan studinya. Semoga pada kesempatan yang lain dapat lebih meningkat lagi. Amin

By Guterres (the Son of East Timor)

Oleh: kompakunhas07 | 2 Januari 2009

~ Di Akhir Semester ‘Banyak’

By: Titi Yuliaty Mangape

Mengakhiri perkuliahan semester ini, Kompak ’07 mengadakan acara ramah tamah bersama dengan para dosen komunikasi dari PPS UNHAS di Quadron Cafe, tanggal 16 Desember ’08 yang lalu. Seperti biasa, KaDe menjadi MC.

Setelah makan malam, acara diisi dengan arahan-arahan dari para dosen. Mulai dari Prof.Dr.Andi Makkulau, Prof.Dr.Tawani Rahamma,MA, Dr. Najib dan Dr. Andi Alimuddin Unde. (Sayang, Prof Hafied Cangara gak datang). Prof. Andi dan Prof. Tawani memberikan trik-trik dalam penulisan karya ilmiah. Demikkian pula Dr Najib, dengan memberi contoh dari tulisan Pak Fadel Muhammad. Pada intinya mereka sepakat dalam memotivasi para mahasiswa agar “jangan terlena”. Sesegera mungkin membuat proposal penelitian agar cepat selesai. (Insya Allah Prof)

Nahria membacakan nominasi pemenang beberapa kategori (yang disusunnya sendiri). Kategori berprestasi ditinjau dari IPK adalah Hartini Sanusi dari Komunikasi Massa, Minarni Tolapa dari Komunikasi Pembangunan, Mashrul, Abdul Malik Iskandar dan aku (walau namaku  tak disebut …hikz….hikz)) dari Komunikasi Pendidikan. Mahasiswa terlucu jatuh ke tangan Hendra Jaya, Gelar ayahanda disandang oleh Bpk Suradi Yasril dan Ibunda oleh Ibu Rahmawati. Kiki adalah mahasiswa tercuek dan Nanda adalah mahasiswa tergifo alias gila foto. Nahria sendiri mengangkat dirinya sebagai mahasiswa terrajin sebab 3 semester perkuliahan ia hanya absen 1 kali. (Huebat benar dan patut ditiru)

Setelah menyaksikan kilas balik perjalanan Kompak ’07 para dosen pamit pulang dan acara dilanjutkan dengan menyanyi dan joget bareng. Suntuk dengan tugas-tugas perkuliahan, jauh dari sanak keluarga membuat anggota2 Kompak ’07 meluapkan perasaan mereka dengan berbagai gaya dan model. Komunikasi non verbal pun tak dapat terelakkan. Biar PD (katanya), maka lampu dibuat remang-remang.Telly nyanyi sambil ngumpet di belakang tumpukan sound sistem ( padahal suaranya bagus ), dan yang lain turun melantai dengan berbagai gaya dan model goyangan. Asyik! Tenan!

Tak terasa waktu  kian beranjak, dan cafe harus tutup. Apa mau dikata, para tamu harus pulang dan Kompak ’07 pun harus mengakhiri kegiatannya. Semua pulang dengan bermacam-macam perasaan. Ada yang bersuka tetapi ada juga yang be-te. Walau demikian, apapun yang terjadi, jangan lupa menyusun proposal penelitian agar cepat menjadi MSi. Tapi ingat, “cari dulu masalahnya ya”, biar KPPS gak uring-uringan. Klo aku sich sebenarnya lebih senang mencari solusi, bukan masalah. Karena itu kepada teman-teman kompak ’07, sudilah kiranya menolongku untuk mencarikan “masalahnya”  bagiku. Ok!!

Oleh: kompakunhas07 | 30 Desember 2008

Susah cari judul

First of all i would like to say ” Merry Christmas” untuk semua teman-teman Kompak 07 yang merayakannya. I am sorry for being late,,,

Sekarang menuju detik-detik ke tahun 2009, banyak hal yang harus diperbarui. jagan cuma tahunnya saja yang baru, tapi semuanya harus baru, kecuali pacar baru atau suami baru.

Jadi bagi yang masih jomblo, saya mewakili  anggota kompak lainnya turut mendoakan agar segera mendapatkan pendamping hidup di tahun 2009, Amin!!!

Dan juga semoga tahun depan semua anggota kompak bisa menyelesaikan kuliahnya n wisuda walaupun gak bersamaan. Tapi alngkah bagusnya kalo wisuda sama-sama (Impossible).

Yah namanya saja harapan n rencana, Manusia hanya bisa rencana ( Man Purpose, God DiSpose)

Dan saya pribadi juga berharap, tahun 2009 menjadi awal karier saya, cieee……..
n moga-moga bisa merit, Hikz…
Doakan yah…

n untuk k Ani, maaf yah
waktu hari ibu gak isi bloq,,, lagi gak ada ide…

Thank You
and Happy New Year

M 4 YA

Oleh: kompakunhas07 | 30 Desember 2008

Profil Suradi Yasil

masih dalam pembuatan

Oleh: kompakunhas07 | 30 Desember 2008

KOMPAK07 dan Masalahnya

Sebelum memasuki tahun 2009, ada baiknya kita melongok sejenak ke bulan-bulan yang telah kita lalui pada tahun 2008 . Bagi warga KOMPAK 07, tahun 2008 termasuk tahun yang cukup menghebohkan. Bukan saja untuk mahasiswa komunikasi pps Unhas angkatan 2007, namun seluruh pascasarjana Unhas. Bagaimana tidak ? Dalam sejarah PPs Unhas, baru kali ini terjadi peristiwa pemalsuan nilai. Nilai mata kuliah yang dipalsukan adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi yang diasuh oleh Dr. Rhiza S. Sajad yang diikuti oleh 26 mahasiswa yang terbagi dalam dua program studi yaitu prodi Komunikasi Massa dan Komunikasi Pembangunan. Entah bagaimana akademik PPs Unhas bisa menerima nilai palsu dan hingga mahasiswa KOMPAk 07 telah menyelesaikan seluruh proses kuliah selama 3 semester, belum ada jawaban atas kejadian ini. Layaknya film seri unsolved mistery, kasus ini masih jadi misteri terutama untuk kami di KOMPAK 2007. Tak ada penelusuran lebih lanjut dari pihak Pasca.

Lalu kehebohan kedua. Masih terkait dengan mata kuliah TIKyang kami ikuti di semester kedua. Ceritanya nih…, pengumuman nilai akhir TIK bisa juga dilihat pada website pak Rhiza (selain praktis pasti dijamin keasliannya, hehehe). Ternyata, pas melihat daftar nilainya, ck…ck…ck… nilainya pada jeblok. Banyak yang berharap mendapatkan nilai bagus (minimal A- lah..) namun takdir berkata lain ( lho, takdir mana nih… hehehe ). Hampir 50 % mahasiswa mendapatkan nilai yang kurang memuaskan. Ada yang dapat nilai B-, C, bahkan ada D dan lebih buruk lagi ada yang E alias harus ngulang ( nah yang dapat E itu karena kasus plagiat tugas. Ntah kesalahan terletak pada siapa. Kasus ini mirip kasus di semester 1 mata kuliah statistik, plagiat tugas juga. Hikss…hikss.. hikss… koq terulang lagi sihhh kejadiannya? ).


Lanjut….. Banyak teman-teman yang merasa koq nilai mereka jelek amat, padahal mereka mengerjakan semua tugas yang diberikan bahkan rata-rata mendapatkan nilai A hingga A- untuk tugas-tugasnya. Jadi, wajar dong kalo berharap nilai akhirnya akan mendapat nilai yang lumayan. Tapi ternyata, nilai tugas-tugas tidak seberapa kadarnya untuk penilaian secara keseluruhan. Nilai ujian final lah yang banyak memberikan kontribusi . Selain itu ada sebuah tugas akhir (berbeda dari tugas-tugas sebelumnya, yaitu berupa tugas penelitian sederhana). Dari sinilah sebenarnya sumber nilai yang jelek itu.


Kehebohan ketiga. Ini sangat menyedihkan untuk kami angkatan 2007, karena harus kehilangan salah satu teman kami. Adalah A.Suryani , mahasiswa prodi Komunikasi Pembangunan yang harus terdepak alias DO dari PPs Unhas. Ceritanya, ketika akan membayar SPP untuk semester 3, yang bersangkutan sudah tidak diijinkan untuk mengikuti proses perkuliahan di semester 3. Ternyata, ibu Andi (demikian kami memanggilnya) sudah di DO sejak semester 2 oleh akademik PPs. Namun yang bersangkutan tidak mengetahui sama sekali karena pada semester 2 masih mengikuti perkuliahan dan ibu Andi juga merasa tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari PPs.


Namun dari info teman-teman KOMPAK 07, nilai Ibu Andi pada semester 1 memang sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan pada semester 2. Tapi, apakah yang bersangkutan tahu ??? Dan paling penting adalah sosialisasi tentang seluruh aturan yang berlangsung di pasca. Jangan sampai ada mahasiswa yang merasa tidak mengetahui tentang aturan di pasca ( kalo mau kuliah di pasca, baca aturannya ya….. kan calon-calon master. Master kugfu masuk ga ya???? Hehehe).


Itu sekelumit masalah yang menghebohkan bagi kami KOMPAK 2007 selama mengikuti perkuliahan. Dan memasuki tahun 2009, saya ingin mengucapkan selamat Tahun Baru 2009. Tahun 2009 adalah tahun kewaspadaan bagi kita semua, karena tahun inilah masa-masa kritis, apakah kita bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu (empat semester) atau molor 1 semester lagi (artinya nambah pundi-pundi keuangan pasca karena harus bayar 4 juta rupiah lagi). So, watch your study guys… don’t let yourself doing nothing. Tesis… tesis… tesis….. itu yang utama.

Happy New Year………..

Writed By Ani

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.